http://www.analisadaily.com/news/read/2011/11/28/23625/values_of_vision/#.TzHX7Xp1nIU
Selasa, 07 Februari 2012
Jumat, 03 Februari 2012
Customer Gathering
Customer gathering biasanya dilaksanakan perusahaan setiap setahun sekali untuk
apresiasi dan sekaligus meningkatkan hubungan dengan langganan perusahaan. Pada
umumnya acara yang dilakukan pada saat customer gathering adalah makan bersama,
kemudian dilanjutkan acara hiburan kepada pelanggan.
Ada beberapa tujuan dari customer gathering antara
lain :
- Apresiasi kepada langganan atas loyalitas mereka menggunakan dan menjual produk perusahaan secara berkesinambungan.
- Meningkatkan hubungan dengan pelanggan perusahaan
Dalam acara
tersebut perusahaan dapat melakukan interaksi secara informal kepada pelanggan
perusahaan diluar hubungan formal yang sudah ada, sehingga mampu menimbulkan
ikatan emosional yang sangat mempengaruhi pola pembelian dan loyalitas
pelanggan terhadap produk perusahaan.
- Informasi perkembangan perusahaan.
Dalam acara
gathering, perusahaan juga dapat memberikan informasi perkembangan produk dan
perusahaan, sehingga sebagian besar pelanggan akan mengetahui produk dan
layanan yang ada pada perusahaan saat ini.
- Launching produk baru
Dalam acara
customer gathering, perusahaan dapat menggunakan momentum tersebut untuk
meluncurkan produk baru, dan hasilnya jauh lebih efektif karena sebagian besar
pelanggan perusahaan mendengarkannya.
- Promosi penjualan
Acara gathering
merupakan event yang tepat bagi perusahaan untuk melakukan promosi penjualan,
perusahaan dapat menawarkan paket promosi yang menarik kepada pelanggannya
seperti : diskon tambahan untuk pengambilan jumlah tertentu atau hadiah
langsung untuk setiap penjualan unit tertentu seperti : hadiah mobil, sepeda
motor, televise, laptop, furniture dan peralatan ekeltronik lainnya, dan
biasanya akan mampu meningkatkan penjualan perusahaan pada saat diselenggarkaan
acara tersebut.
Tips-tips untuk sukses melakukan customer gathering :
- Pilih EO yang berkompeten dalam membantu acara tersebut, namun jangan semuanya diberikan tanggungjawab kepada EO, perusahaan juga perlu terlibat dalam setiap kegiatan acara, dan ada panitia dari dalam perusahaan yang ikut membantu agar acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.
- Apabila acara customer gathering dilakukan sendiri oleh pihak perusahaan tanpa bantuan EO, maka tujuan acara, target peserta, serta rundown acara perlu dirincikan secara lengkap, termasuk susunan panitia untuk kesuksesan acara tersebut.
- Lakukan pengawasan perkembangan persiapan acara secara terperinci agar keterlambatan dan kekurangan pada saat acara dapat diminimalkan atau ditiadakan.
- Kepuasan pelanggan adalah tujuan dari customer gathering, buatlah acara yang dapat meningkatkan kepuasan bagi pelanggan.
Care
Untuk
sukses di tahun 2012, perusahaan harus lebih “care” terhadap pelanggannya,
bukan hanya memberikan pelayanan sesuai dengan SOP (Standard Operating
Procedure), tetapi melebihinya. “Care” berarti perusahaan lebih proaktif dalam
memberikan pelayanan, bukan bersifat reaktif terhadap pelanggan. Proaktif bisa
diartikan perusahaan lebih peduli terhadap kebutuhan layanan sebelum pelanggan
mengatakannya, berbeda dengan reaktif yaitu perusahaan memberikan pelayanan jika diminta atau
setelah ada keluhan pelanggan.
Untuk
membangun “customer care” yang kuat pada perusahaan, dapat dilakukan melalui
beberapa cara yaitu :
- Perusahaan perlu memiliki standar pelayanan terlebih dahulu.
-
Standar
waktu pengiriman, servis, dll.
-
Standar
ucapan selamat.
-
Standar
jawaban atas keluhan pelanggan.
-
Standar
produk dan jasa yang dijual perusahaan.
-
Standar
jawaban atas pelayanan yang diberikan.
- Pelatihan secara berkala untuk customer care :
-
Pengetahuan
produk dan jasa perusahaan
-
Inovasi
produk dan jasa perusahaan
-
Profil
Pelanggan
- Pelayanan sesuai dengan tipe pelanggan
“Customer care” melayani pelanggan
sesuai dengan tipe dan karakter masing-masing pelanggan. Perusahaan tidak bisa
memberikan satu standar pelayanan untuk semua pelanggan.
- Standar pelayanan melebihi SOP Perusahaan
Staf “customer care” harus berani
memberikan pelayanan yang melebihi standar dan harapan pelanggan, jika ingin
meraih hati pelanggan dan membuat pelanggan menjadi loyal.
Cara Mudah Memasuki Pasar Industry
Untuk memasuki pasar industry tidaklah sulit, hanya
membutuhkan konsentrasi dan mengetahui perilaku pembelian industry. Dengan
mengetahui proses pembelian industry, maka kemungkinan diterima akan lebih
terbuka.
Proses pembelian dari sebuah industry sebagai
berikut :
- Adanya Masalah
Sebuah perusahaan
industry ingin membeli bahan baku, bahan penolong dan jasa lainnya seperti :
sistem akuntansi, sistem produksi, sistem manajemen, dll karena perusahaan
memiliki masalah yang ingin diselesaikan, perusahaan juga ingin meningkatkan
produktivitas kerja dan layanan untuk pelanggan perusahaan sehingga nilai
produk dan layanan perusahaan dapat ditingkatkan.
- Mengumpulkan informasi
Perusahaan
melakukan pengumpulan informasi terhadap produk dan jasa yang akan dibeli,
informasi biasanya diperoleh dari surat kabar, yellow pages, catalog, brosur,
website, internet, pameran, majalah, referensi, dll.
- Membandingkan informasi
Perusahaan membandingkan
informasi produk yang sudah diterima, perusahaan selanjutnya membandingkan
harga, kualitas, spesifikasi produk, garansi dan jaminan pembelian. Minimal ada
3 produk atau jasa yang dibandingkan oleh perusahaan untuk mendapatkan kualitas
dan harga yang terbaik.
- Keputusan Pembelian
Perusahaan memilih
produk dengan penawaran yang terbaik dari berbagai dimensi yang dibandingkan,
untuk produk dan jasa yang dipergunakan jangka panjang, perusahaan industry
akan melakukan pengikatan kontrak kerjasama untuk jangka waktu tertentu.
Beberapa alasan mengapa pasar industry tidak memerima
informasi dan produk baru yang ditawarkan, yaitu:
- Pasar industry tidak bersedia mengambil resiko jika produksi dan operasional sudah berjalan dengan baik.
- Pasar industry tidak tertarik terhadap produk yang ditawarkan karena tidak memberikan manfaat lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang sedang mereka gunakan.
Dengan memperhatikan proses pembelian industry dan
selalu melakukan identifikasi terhadap harga, kualitas produk dan dimensi
pelayanan lainnya, maka peluang untuk berhasil dalam memasuki pasar industry
lebih terbuka. Untuk awalnya, biasa lebih sulit untuk masuk ke pasar industry
karena seleksi yang sangat ketat, selanjutnya akan menjadi lebih mudah karena
sudah diterima dan lebih fokus terhadap pelayanan penjualan.
Cara Memasarkan Luxury Product
Memasarkan luxury product dibutuhkan strategi
yang tepat, karena jumlah pelanggan yang terbatas dan kesulitan mendapatkan
akses untuk komunitas tersebut.
Beberapa cara dan teknik untuk berhasil dalam
memasarkan luxury product adalah sebagai berikut :
- Perusahaan perlu membangun komunitas pelanggan luxury product perusahaan.
Komunitas
dapat dibangun melalui pemberian kartu identitas ataupun kartu anggota untuk
setiap pelanggan perusahaan. Selanjutnya pemegang kartu anggota mendapatkan
fasilitas khusus dari perusahaan, seperti : hadiah yang menarik, informasi
terkini, dan berbagai keistimewaan menggunakan fasilitas perusahaan.
Perusahaan
juga perlu memberikan apresiasi kepada pelanggan perusahaan yang bersedia dan
berhasil mereferensikan temannya untuk menjadi pelanggan produk perusahaan.
- Bekerjasama dengan pihak Bank
Perusahaan
dapat bekerjasama dengan Bank untuk mendapatkan data nasabah prima dari bank
tersebut dan selanjutnya perusahaan memberikan penawaran khusus kepada nasabah
bank tersebut.
Kerjasama
dengan pihak Bank antara lain : untuk setiap pembelian luxury product dapat
melalui fasilitas leasing dari pihak Bank tersebut, maka kedua pihak juga akan
merasa diuntungkan atas kerjasama yang disepakati.
- Bekerjasama dengan perusahaan yang melayani pelanggan kalangan atas.
Perusahaan
dapat bekerjasama dengan perusahaan yang menjual luxury product, misalnya :
bekerjasama dengan perusahaan yang menjual mobil mewah, perabot mewah, rumah
mewah, perusahaan perhiasan berlian, golf center, dll.
- Pameran
Perusahaan
dapat melaksanakan pameran untuk luxury product perusahaan, karena pelanggan
akan lebih puas dan termotivasi untuk melakukan transaksi jika melihat langsung
: kualitas dan performa produk perusahaan.
- Gathering
Perusahaan
dapat melakukan customer gathering untuk berinteraksi lebih dekat lagi dengan
pelanggan perusahaan, sehingga mereka lebih yakin terhadap produk dan pelayanan
perusahaan.
Dengan melakukan beberapa aktivitas pemasaran
untuk luxury product, dapat dipastikan penjualan produk akan mengalami
peningkatan jika dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan,
Langganan:
Postingan (Atom)