Jumat, 03 Februari 2012

Customer Gathering


Customer gathering biasanya dilaksanakan  perusahaan setiap setahun sekali untuk apresiasi dan sekaligus meningkatkan hubungan dengan langganan perusahaan. Pada umumnya acara yang dilakukan pada saat customer gathering adalah makan bersama, kemudian dilanjutkan acara hiburan kepada pelanggan.

Ada beberapa tujuan dari customer gathering antara lain :

  1. Apresiasi kepada langganan atas loyalitas mereka menggunakan dan menjual produk perusahaan secara berkesinambungan.
  2.  Meningkatkan hubungan dengan pelanggan perusahaan
Dalam acara tersebut perusahaan dapat melakukan interaksi secara informal kepada pelanggan perusahaan diluar hubungan formal yang sudah ada, sehingga mampu menimbulkan ikatan emosional yang sangat mempengaruhi pola pembelian dan loyalitas pelanggan terhadap produk perusahaan.

  1.   Informasi perkembangan  perusahaan.
Dalam acara gathering, perusahaan juga dapat memberikan informasi perkembangan produk dan perusahaan, sehingga sebagian besar pelanggan akan mengetahui produk dan layanan yang ada pada perusahaan saat ini.

  1.   Launching produk baru
Dalam acara customer gathering, perusahaan dapat menggunakan momentum tersebut untuk meluncurkan produk baru, dan hasilnya jauh lebih efektif karena sebagian besar pelanggan perusahaan mendengarkannya.

  1.   Promosi penjualan
Acara gathering merupakan event yang tepat bagi perusahaan untuk melakukan promosi penjualan, perusahaan dapat menawarkan paket promosi yang menarik kepada pelanggannya seperti : diskon tambahan untuk pengambilan jumlah tertentu atau hadiah langsung untuk setiap penjualan unit tertentu seperti : hadiah mobil, sepeda motor, televise, laptop, furniture dan peralatan ekeltronik lainnya, dan biasanya akan mampu meningkatkan penjualan perusahaan pada saat diselenggarkaan acara tersebut.

Tips-tips untuk sukses melakukan customer gathering :
  1. Pilih EO yang berkompeten dalam membantu acara tersebut, namun jangan semuanya diberikan tanggungjawab kepada EO, perusahaan juga perlu terlibat dalam setiap kegiatan acara, dan ada panitia dari dalam perusahaan yang ikut membantu agar acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.
  2. Apabila acara customer gathering dilakukan sendiri oleh pihak perusahaan tanpa bantuan EO, maka tujuan acara, target peserta, serta rundown acara perlu dirincikan secara lengkap, termasuk susunan panitia untuk kesuksesan acara tersebut.
  3. Lakukan pengawasan perkembangan persiapan acara secara terperinci agar keterlambatan dan kekurangan pada saat acara dapat diminimalkan atau ditiadakan.
  4. Kepuasan pelanggan adalah tujuan dari customer gathering, buatlah acara yang dapat meningkatkan kepuasan bagi pelanggan.

Care


Untuk sukses di tahun 2012, perusahaan harus lebih “care” terhadap pelanggannya, bukan hanya memberikan pelayanan sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure), tetapi melebihinya. “Care” berarti perusahaan lebih proaktif dalam memberikan pelayanan, bukan bersifat reaktif terhadap pelanggan. Proaktif bisa diartikan perusahaan lebih peduli terhadap kebutuhan layanan sebelum pelanggan mengatakannya, berbeda dengan reaktif yaitu perusahaan  memberikan pelayanan jika diminta atau setelah ada keluhan pelanggan.

Untuk membangun “customer care” yang kuat pada perusahaan, dapat dilakukan melalui beberapa cara yaitu :

  1.   Perusahaan perlu memiliki standar pelayanan terlebih dahulu.
-          Standar waktu pengiriman, servis, dll.
-          Standar ucapan selamat.
-          Standar jawaban atas keluhan pelanggan.
-          Standar produk dan jasa yang dijual perusahaan.
-          Standar jawaban atas pelayanan yang diberikan.

  1.   Pelatihan secara berkala untuk customer care :
-          Pengetahuan produk dan jasa perusahaan
-          Inovasi produk dan jasa perusahaan
-          Profil Pelanggan 

  1.   Pelayanan sesuai dengan tipe pelanggan
“Customer care” melayani pelanggan sesuai dengan tipe dan karakter masing-masing pelanggan. Perusahaan tidak bisa memberikan satu standar pelayanan untuk semua pelanggan.

  1.   Standar pelayanan melebihi SOP Perusahaan
Staf “customer care” harus berani memberikan pelayanan yang melebihi standar dan harapan pelanggan, jika ingin meraih hati pelanggan dan membuat pelanggan menjadi loyal.

Cara Mudah Memasuki Pasar Industry


Untuk memasuki pasar industry tidaklah sulit, hanya membutuhkan konsentrasi dan mengetahui perilaku pembelian industry. Dengan mengetahui proses pembelian industry, maka kemungkinan diterima akan lebih terbuka.

Proses pembelian dari sebuah industry sebagai berikut  :

  1.   Adanya Masalah
Sebuah perusahaan industry ingin membeli bahan baku, bahan penolong dan jasa lainnya seperti : sistem akuntansi, sistem produksi, sistem manajemen, dll karena perusahaan memiliki masalah yang ingin diselesaikan, perusahaan juga ingin meningkatkan produktivitas kerja dan layanan untuk pelanggan perusahaan sehingga nilai produk dan layanan perusahaan dapat ditingkatkan.

  1.   Mengumpulkan informasi
Perusahaan melakukan pengumpulan informasi terhadap produk dan jasa yang akan dibeli, informasi biasanya diperoleh dari surat kabar, yellow pages, catalog, brosur, website, internet, pameran, majalah, referensi, dll.

  1.   Membandingkan informasi
Perusahaan membandingkan informasi produk yang sudah diterima, perusahaan selanjutnya membandingkan harga, kualitas, spesifikasi produk, garansi dan jaminan pembelian. Minimal ada 3 produk atau jasa yang dibandingkan oleh perusahaan untuk mendapatkan kualitas dan harga yang terbaik.

  1.   Keputusan Pembelian
Perusahaan memilih produk dengan penawaran yang terbaik dari berbagai dimensi yang dibandingkan, untuk produk dan jasa yang dipergunakan jangka panjang, perusahaan industry akan melakukan pengikatan kontrak kerjasama untuk jangka waktu tertentu.

Beberapa alasan mengapa pasar industry tidak memerima informasi dan produk baru yang ditawarkan, yaitu:
  1. Pasar industry tidak bersedia mengambil resiko jika produksi dan operasional sudah berjalan dengan baik.
  2. Pasar industry tidak tertarik terhadap produk yang ditawarkan karena tidak memberikan manfaat lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang sedang mereka gunakan.

Dengan memperhatikan proses pembelian industry dan selalu melakukan identifikasi terhadap harga, kualitas produk dan dimensi pelayanan lainnya, maka peluang untuk berhasil dalam memasuki pasar industry lebih terbuka. Untuk awalnya, biasa lebih sulit untuk masuk ke pasar industry karena seleksi yang sangat ketat, selanjutnya akan menjadi lebih mudah karena sudah diterima dan lebih fokus terhadap pelayanan penjualan.

Cara Memasarkan Luxury Product


Memasarkan luxury product dibutuhkan strategi yang tepat, karena jumlah pelanggan yang terbatas dan kesulitan mendapatkan akses untuk komunitas tersebut.

Beberapa cara dan teknik untuk berhasil dalam memasarkan luxury product adalah sebagai berikut :

  1.   Perusahaan perlu membangun komunitas pelanggan luxury product perusahaan.
Komunitas dapat dibangun melalui pemberian kartu identitas ataupun kartu anggota untuk setiap pelanggan perusahaan. Selanjutnya pemegang kartu anggota mendapatkan fasilitas khusus dari perusahaan, seperti : hadiah yang menarik, informasi terkini, dan berbagai keistimewaan menggunakan fasilitas perusahaan.
Perusahaan juga perlu memberikan apresiasi kepada pelanggan perusahaan yang bersedia dan berhasil mereferensikan temannya untuk menjadi pelanggan produk perusahaan.

  1.   Bekerjasama dengan pihak Bank
Perusahaan dapat bekerjasama dengan Bank untuk mendapatkan data nasabah prima dari bank tersebut dan selanjutnya perusahaan memberikan penawaran khusus kepada nasabah bank tersebut.
Kerjasama dengan pihak Bank antara lain : untuk setiap pembelian luxury product dapat melalui fasilitas leasing dari pihak Bank tersebut, maka kedua pihak juga akan merasa diuntungkan atas kerjasama yang disepakati.

  1.   Bekerjasama dengan perusahaan yang melayani pelanggan kalangan atas.
Perusahaan dapat bekerjasama dengan perusahaan yang menjual luxury product, misalnya : bekerjasama dengan perusahaan yang menjual mobil mewah, perabot mewah, rumah mewah, perusahaan perhiasan berlian, golf center, dll.
 
  1.   Pameran
Perusahaan dapat melaksanakan pameran untuk luxury product perusahaan, karena pelanggan akan lebih puas dan termotivasi untuk melakukan transaksi jika melihat langsung : kualitas dan performa produk perusahaan.

  1.   Gathering
Perusahaan dapat melakukan customer gathering untuk berinteraksi lebih dekat lagi dengan pelanggan perusahaan, sehingga mereka lebih yakin terhadap produk dan pelayanan perusahaan.

Dengan melakukan beberapa aktivitas pemasaran untuk luxury product, dapat dipastikan penjualan produk akan mengalami peningkatan jika dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan,